BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Karya sastra merupakan hasil
cipta manusia selain memberikan hiburan juga saran dengan nilai, baik nilai keindahan maupun nilai- nilai ajaran hidup. Orang
dapat mengetahui nilai-nilai hidup, susunan adat istiadat, suatu keyakinan, dan
pandangan hidup orang lain atau masyarakat melalui karya sastra. Dengan
hadirnya karya sastra yang membicarakan persoalan manusia, antara karya sastra
dengan manusia memiliki hubungan yang tidak terpisahkan. Sastra dengan segala
ekspresinya merupakan pencerminan dari kehidupan manusia. Adapun permasalahan
manusia merupakan ilham bagi pengarang untuk mengungkapkan dirinya dengan media
karya sastra. Hal ini dapat dikatakan bahwa tanpa kehadiran manusia, sastra
mungkin tidak ada. Memang sastra tidak terlepas dari manusia, baik manusia
sebagai sastrawan maupun sebagai penikmat sastra. Mencermati hal tersebut,
jelaslah manusia berperan sebagai pendukung yang sangat menentukan dalam
kehidupan sastra.
|
1
|
Unsur
sastra yang
dimiliki oleh
sebuah lagu
akan mampu menggugah jiwa seseorang karena pada dasarnya setiap manusia
mempunyai rasa keindahan. Oleh karena itu unsur seni yang ada pada lirik atau alunan lagu merupakan faktor
yang menentukan. Adapun
lirik lagu semuanya itu mengandung pesan.
Lagu
dikatakan merupakan gubahan seni nada atau suara dalam urutan kombinasi dan
hubungan temporal (biasanya diiringi dengan alat musik) untuk menghasilkan
gubahan musik yang mempunyai kesatuan dan kesinambungan (mengandung irama) http
: id. Wikipedia. Org/wiki/lagu.
Lagu
dangdut merupakan salah satu identitas bangsa Indonesia, semakin majunya zaman,
lagu dangdut hampir hilang di kalangan masyarakat, apalagi dikalangan remaja, mereka
lebih menyukai lagu-lagu pop ataupun lagu-lagu dari luar negri. Sebenarnya
dibalik kejadulan lagu dangdut lebih banyak mempunyai makna dari pada lagu-lagu
sekarang yang hanya mempunyai tema percintaan saja.
Dalam
lirik lagu dangdut karya H. Rhoma Irama semuanya menceritakan tentang kehidupan
manusia dan banyak di antaranya besifat religi dari lagunya yang membahas
tentang percintaan.
Rhoma
sudah menjadi penyanyi dan musisi ternama setelah jatuh bangun dalam mendirikan
band musik, mulai dari band Gayhand tahun 1963. Tak lama kemudian, ia pindah masuk Orkes
Chandra Leka, sampai akhirnya membentuk band sendiri bernama Soneta yang sejak 13 Oktober 1973 mulai berkibar.
Bersama grup Soneta yang dipimpinnya, Rhoma tercatat pernah memperoleh 11
Golden Record dari kaset-kasetnya.
Berdasarkan
data penjualan kaset, dan jumlah penonton film- film yang dibintanginya,
penggemar Rhoma tidak kurang dari 15 juta atau 10% penduduk Indonesia. Ini
catatan sampai pertengahan 1984. "Tak ada jenis kesenian mutakhir yang
memiliki lingkup sedemikian luas", tulis majalah TEMPO, 30 Juni 1984.
Sementara itu, Rhoma sendiri bilang, "Saya takut publikasi. Ternyata, saya
sudah terseret jauh.
Rhoma
Irama terhitung sebagai salah satu penghibur yang paling sukses dalam mengumpulkan
massa. Rhoma Irama bukan hanya tampil di dalam negeri tapi ia juga pernah
tampil di Kuala
Lumpur, Singapura, dan Brunei dengan jumlah penonton yang hampir sama
ketika ia tampil di Indonesia. Sering dalam konser Rhoma Irama, penonton jatuh
pingsan akibat berdesakan. Orang menyebut musik Rhoma adalah musik dangdut,
sementara ia sendiri lebih suka bila musiknya disebut sebagai irama Melayu.
Pada 13
Oktober 1973, Rhoma mencanangkan semboyan "Voice of
Moslem" (Suara Muslim) yang bertujuan menjadi agen pembaru musik Melayu yang memadukan unsur musik rock dalam musik
Melayu serta melakukan improvisasi atas aransemen, syair, lirik, kostum, dan
penampilan di atas panggung. Menurut Achmad
Albar,
penyanyi rock Indonesia, "Rhoma pionir. Pintar mengawinkan orkes Melayu
dengan rock". Tetapi jika kita amati ternyata bukan hanya rock yang dipadu
oleh Rhoma Irama tetapi musik pop, India, dan orkestra juga. inilah yang menyebabkan
setiap lagu Rhoma memiiki cita rasa yang berbeda.
Bagi
para penyanyi dangdut lagu Rhoma mewakili semua suasana ada nuansa agama, cinta
remaja, cinta kepada orang tua, kepada bangsa, kritik sosial, dan lain-lain.
"Mustahil mengadakan panggung dangdut tanpa menampilkan lagu Bang Rhoma,
karena semua menyukai lagu Rhoma," begitu tanggapan beberapa penyanyi
dangdut dalam suatu acara TV.
Rhoma
juga sukses di dunia film, setidaknya secara komersial. Data PT Perfin
menyebutkan, hampir semua film Rhoma selalu laku. Bahkan sebelum sebuah film
selesai diproses, orang sudah membelinya. Satria Bergitar, misalnya. Film yang dibuat dengan biaya Rp 750
juta ini, ketika belum rampung sudah memperoleh pialang Rp 400 juta. Tetapi,
"Rhoma tidak pernah makan dari uang film. Ia hidup dari uang kaset,"
kata Benny Muharam, kakak Rhoma, yang jadi produser PT Rhoma Film. Hasil film
tersebut antara lain disumbangkan untuk masjid, yatim piatu, kegiatan remaja, dan perbaikan
kampung.
Ia juga
terlibat dalam dunia politik. Di masa awal Orde
Baru, ia
sempat menjadi maskot penting PPP, setelah terus dimusuhi oleh Pemerintah Orde
baru karena
menolak untuk bergabung dengan Golkar. Rhoma Sempat tidak aktif berpolitik untuk
beberapa waktu, sebelum akhirnya terpilih sebagai anggota DPR mewakili utusan Golongan yakni mewakili
seniman dan artis pada tahun 1993. Pada pemilu 2004 Rhoma Irama tampil pula di
panggung kampanye PKS.
Rhoma
Irama sempat kuliah di Universitas 17
Agustus
Jakarta, tetapi tidak menyelesaikannya. "Ternyata belajar di luar lebih
asyik dan menantang," katanya suatu saat. Ia sendiri mengatakan bahwa ia
banyak menjadi rujukan penelitian ada kurang lebih skripsi tentang musiknya telah dihasilkan.
Selain itu, peneliti asing juga kerap menjadikannya sebagai objek penelitian
seperti William H. Frederick, doktor sosiologi Universitas Ohio, AS yang
meneliti tentang kekuatan popularitas serta pengaruh Rhoma Irama pada
masyarakat.
Pada
bulan Februari 2005, dia memperoleh gelar doktor
honoris causa dari American University of
Hawaii dalam bidang dangdut, namun gelar tersebut dipertanyakan banyak
pihak karena universitas ini diketahui tidak mempunyai mahasiswa sama sekali di
Amerika Serikat sendiri, dan hanya mengeluarkan gelar kepada
warga non-AS di luar negeri. Selain itu, universitas ini tidak diakreditasikan
oleh pemerintah negara bagian Hawaii.
Sebagai
musisi, pencipta lagu, dan bintang layar lebar, Rhoma selama kariernya, seperti
yang diungkapkan, telah menciptakan 685 buah lagu dan bermain di lebih 10 film.
Pada tanggal 11 Desember 2007.Rhoma merayakan ulang tahunnya yang ke 61 yang
juga merupakan perayaan ultah pertama kali sejak dari orok, sekaligus pertanda
peluncuran websitepribadinya,rajadangdut.com.(http://id.wikipedia.org/wiki/Rhoma_Irama)
Berdasarkan
uraian diatas, maka peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian denganJudul “ Pesan Moral Dalam Lirik Lagu Dangdut Karya H. Rhoma
Irama”
1.2
Rumusan Masalah
Dari rangkaian latar belakang yang sudah di ungkapkan
maka rumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian terhadap lirik lagu
dangdut karya H. Rhoma Irama adalah sebagai berikut :
1. Pesan relegius apa yang ada dalam lirik lagu dangdut
karya H. Rhoma Irama ?
2. Apa saja kritik sosial yang terdapat dalam lirik lagu
dangdut karya H. Rhoma Irama ?
1.3
Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan berikut yang telah ditetapkan maka
tujuan penelitian ini dapat dirinci sebagai berikut :
1.
Mendeskripsikan
pesan religius yang ada dalam lirik lagu dangdut karya H. Rhoma Irama.
2.
Memaparkan
kritik sosial yang ada dalam lirik lagu dangdut karya H. Rhoma Irama dalam
kehidupan manusia.
1.4
Kegunaan Penelitian
Hasil
penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai berikut :
1. Sebagai bahan masukan bagi peminat karya sastra untuk
lebih meningkatkan apresiasi terhadap karya satra tulisan.
2. Sebagai bahan masukan terutama pesan religi dan pesan
kritik sosial yang ada untuk memberikan pengalaman bagi penikmat karya sastra
ataupun bagi masyarakat banyak.
3. Sebagai latihan bagi peneliti untuk
mengkaji,menganalisis, serta mampu mengapresiasikan karya sastra dengan lebih
baik lagi.
1.5
Penegasan Istilah
Untuk menghindari kesalahan penafsiran arti dalam
penelitian ini, maka perlu untuk memberikan definisi istilah yang digunakan
dalam penelitian ini:
1.
Pesan Moral
Secara umum moral menyaran pada pengertian (
ajaran tentang ) baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap,
kewajiban, dan sebagainya, akhlak, budi pekerti, dan asusila. Istilah “ bermoral” berarti mempunyai
pertimbangan baik buruk (Nurgiyantoro,2009:320).
2. Pesan
Religi
Kehadiran unsur relegius dan keagamaan dalam sastra
adalah setua keberadaan sastra tersendiri. Bahkan, sastra tumbuh dari sesuatu
yang bersifat relegius. Pada awal mula segala sastra adalah relegius (Nurgiyantoro,
2009:326-327 ).
3.
Pesan Kritik Sosial
Kritik sosial hampir mencakup tentang keseluruhan
aspek kehidupan manusia , bisa dalam bidang agama, politik, sosial dll.
Dalam karya sastra banyak sebuah karya sastra yang di
tunjukkan untuk mengkritik aspek kehidupan. Kritik sosial pesan-pesan nya tidak
di tunjukkan hanya kepada penikmat sastra saja tapi untuk seluruh masyarakat.
4.
Lirik Lagu
Lirik adalah susunan kata yang siap untuk di nyanyikan
atau rangkaian kata-kata dalam lagu.
http:www.google.co.id/tanya/thread?tid=7383f2b05626191
(di akses tanggal 19 maret 2013 ) jadi lirik lagu merupakan susunan kata-kata
yang diciptakan seseorang untuk dinyanyikan .
BAB
II
LANDASAN
TEORI
2.1
Pesan Moral
Secara umum moral menyaran pada pengertian (
ajaran tentang ) baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap,
kewajiban, dan sebagainya, akhlak, budi pekerti, dan asusila. Istilah “ bermoral” berarti mempunyai
pertimbangan baik buruk (Nurgiyantoro,2009:320).
Dalam karya fiksi, moral digambarkan untuk
menawarkan model kehidupan yang diidealkan pada kehidupan pengarang. Karya sastra fiksi mengandung penerapan moral
dalam tingkah laku dan sikap para tokoh.
Pembaca diharapkan dapat menangkap pesan-pesan moral yang disampaikan
oleh pengarang dalam karya sastranya.
Pesan moral yang ditawarkan selalu berhubungan dengan sifat luhur
manusia dalam memperjuangkan hak dan martabat manusia( Nurgiyantoro,2009:322).
Moral dalam karya sastra, atau hikmah yang
diperoleh penikmat sastra , selalu dalam pengertian yang baik. (
Nurgiyantoro,2009:322).
Jenis Dan Wujud Pesan Moral
·
Mencakup persoalan hidup manusia baik tentang hubungan manusia dengan dirinya sendiri, hubungan
manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial dan lingkungan alam, dan
hubungan manusia dengan Tuhannya.
·
Pesan religius dan keagamaan.
·
Pesan kritik sosial misalnya tentang adat-istiadat, dominasi golongan tua, kesewenang-wenangan
penguasa dll.
2.2 Pengertian Pesan Relegius
Pesan merupakan sebuah amanat yang ingin disampaikan.
Religi diartikan lebih luas dari pada agama. Konon kata religi menurut asal
kata berati ikatan atau pengikatan diri. Dari sini pengertian nya lebih pada
masalah personalitas, hal yang pribadi oleh karena itu, ia lebih menonjolakan
eksistensinya sebagai manusia.
Jika sesuatu ada ikatan atau pengikatan diri, kemudian
kata bereligi berarti menyerahkan diri, tunduk dan taat namun pengertian nya
adalah positif. Karena penyerahan diri atau ketaatan dikatkan dengan
kebahagiaan seseorang (Subijantoro Almosuwito 2010:123).
Kehadiran unsur relegius dan keagamaan dalam sastra
adalah setua keberadaan sastra tersendiri. Bahkan, sastra tumbuh dari sesuatu
yang bersifat relegius. Pada awal mula segala sastra adalah relegius (Nurgiyantoro,
2009:326-327 ).
Dalam nilai religi ukuran kebaikan dan keburukan
bersifat mutlak. menurut Noor (2012:7). Jelasnya nilai religi adalah yang berdasarkan
ajaran-ajaran agama, yang di dalamnya terdapat nilai-nilai luhur dan sifat
terpuji. Nilai-nilai luhur yang tercakup
dalam nilai religi islam sendiri menurut Noor (2012:7).
Jelasnya nilai religi adalah yang berdasarkan
ajaran-ajaran agama, yang di dalamnya terdapat nilai-nilai luhur dan sifat
terpuji.
2.2.1 Pesan religi yang akan diuraikan dalam
penelitian ini diantaranya
a. Sholat
Sholat merupakan kewajiban bagi umat muslim.
Dan sekaligus cara untuk memohon ampun serta mendekatkan diri kepada sang
pencipta. Selain sholat wajib yaitu sholat 5 waktu ada pula sholat sunat
seperti sholat tengah malam yaitu tahajut. Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat
‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.”
Ibnu Baththol menjelaskan, “Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat ‘Isya karena beliau sangat
ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat
shubuh berjama’ah.
Oleh karena itu tidak ada alasan untuk manusia untuk
begadang setelah sholat isya dan untuk menunda waktu tidur karena itu perbuatan
yang tidak disukai nabi Muhammad Saw.
b. Hormat Kepada Orang Tua
Dalam nilai religi, dorongan untuk berbuat
baik atau pun hormat kepada orang tua telah menjadi salah satu akhlak yang
mulia. Dorongan dan kehendak tersebut harus tertanam sedemikian rupa, karena
pada hakikatnya orang tualah yang paling berjasa kepada anak-anaknya. Ibu dan bapak adalah orang tua yang paling
banyak berjasa kepada anak-anaknya. Ibu dan bapak adalah orang tua yang
membesarkan, merawat, dan mendidik setiap anak-anaknya. Oleh karena itu, sebagai seorang anak
haruslah berbuat baik (bakti) kepada keduanya, baik selama beliau masih hidup
maupun setelah beliau sudah meninggal. Hal ini diungkapkan dalam firman Allah
yang artinya :
“Allah Subhanahu Wata’ala telah menetapkan agar kalian tidak
beribadah melainkan kepada-Nya; dan hendaklah kalian berbakti kepada kedua
orang tua.” (Al-Israa : 23)
c. Kasih Sayang
Pada hakikatnya manusia hidup di dalam dunia
ini mempunyai nilai rasa terhadap orang lain, terutama nilai yang berkaitan
dengan nilai kasih sayang. Rasa kasih
sayang dalam nilai religi merupakan salah satu sifat yang terpuji. Perwujudan rasa kasih sayang dapat berupa
kasih sayang anak kepada orang tua, kasih sayang dalam lingkungan masyarakat,
ataupun dalam lingkungan keluarga. Jika
seseorang memiliki rasa kasih sayang, maka ia akan memiliki tingkah laku : suka bersilaturahmi, suka menolong orang
yang mengalami kesulitan, memiliki rasa persaudaraan, mudah memaafkan dan
bersifat pemurah (Noor,2012:8).
d. Berlaku Jujur dan Benar
Kejujuran dan kebenaran adalah sendi
terpenting bagi berdiri tegaknya masyarakat, sebab hanya dengan kejujuran dan
kebenaran dapat tercipta adanya saling pengertian satu sama lain dalam
kehidupan bermasysrakat. Sikap berlaku
jujur dan benar adalah sikap mental yang mampu memberikan dorongan kuat untuk
beramal sesuai dengan kenyataan yang sesungguhnya, baik dalam ucapan maupun
perbuatan.
e. Keberanian di jalan yang Benar
Keberanian merupakan salah satu sifat terpuji
yang harus dimiliki oleh setiap mukmin.
Sifat ini sangat diperlukan untuk menjaga harga diri, sebab orang yang
pemberani ( dalam arti positif) akan dihormati oleh kawan dan disegani oleh
lawan. Sifat pemberani yang positif
yaitu keberanian yang didasarkan kepada kebenaran. Berani karena benar dan takut karena salah,
demikian kata pepatah. Keberanian harus
pula disertai dengan perhitungan dan iman yang kuat.
f. Tolong Menolong
Dalam nilai religi, tolong menolong merupakan
salah satu sifat yang mendapat penilaian yang baik menurut pandangan masyarakat
dan lingkungan kehidupan bersama secara mutlak membuat adanya kesadaran
kerjasama dan tolong menolong. Kita
wajib bekerja sama dan tolong menolong diantara sesame manusia di dalam kebajikan. Menurut Noor(2012:9) tolong menolong
merupakan sikap yang senang menolong orang lain, baik dalam bentuk materil
maupun dalam bentuk tenaga dan moral.
g. Hal yang diharamkan
Hal yang diharamkan adalah perbuatan kita
umat muslim yang mempunyai mudarat lebih besar dari pada kebaikan nya. Hal ini
diungkapkan dalam firman Allah Surah al-Baqarah : 219
Mereka bertanya kepada kamu (wahai Muhammad)
tentang arak dan judi.Katakanlah olehmu, pada keduanya terdapat dosa yang besar
dab beberapa manfaat bagi manusia. Dan dosa keduanya adalah lebih besar dari
pada manfaatnya.
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum)
khamar, berjudi, (berkorban
untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu
agar kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Al Maidah: 90)
h. Kematian
Kematian dalam agama islam bersifat pasti,
manusia diciptakan dari tanah dan kembali ketanah. Harta benda ataupun sanak
keluarga hanya akan jadi perhiasan waktu hidup saja tidak akan kita bawa dalam
kematian.
Firman Allah Swt maksudnya : "Dan
tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan
sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka
tidakkah kamu memahaminya?" (Surah Al-An'Am ayat 32)
Firman-Nya lagi yang bermaksud : "Dan
tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan
sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka
mengetahui." (Surah Al-Ankabut ayat 64)
Firman Allah Swt maksudnya : "Sesungguhnya kehidupan dunia
hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman serta bertakwa, Allah
akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu."
(Surah Muhammad ayat 36)
i. Harta
Harta adalah sebuah kekayaan. Menurut islam
harta tidak hanya sebuah kekayaan saja, karena harta hanya merupakan titipan
saja tidak bersifat kekal, islam mengajarkan harta yang bagus adalah sebuah
amal sholeh yang akan membantu kita di hari akhir kelak.
Harta kekayaan adalah sebaik-baik penolong bagi
pemeliharaan ketakwaan kepada Allah. (HR. Ad-Dailami).
j. Martabat seseorang
Martabat seseorang dalam kehidupan biasanya
menimbulkan perbedaan antara orang yang satu dengan orang yang lain. Dalam
islam martabat seseorang sama tidak membedakan seseorang karena semua sama di
mata Allah Swt.
k. Sedekah
Sedekah adalah membagikan sedikit harta
kepada orang yang berhak menerimanya.
Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Seseorang datang
kepada Rasulullah saw lalu bertanya, "Ya Rasulullah, sedekah manakah yang
lebih besar pahalanya? Rasulullah saw menjawab, "Bersedekah dalam keadaan
sehat sedang engkau amat sayang kepada harta tersebut, takut miskin dan
mengharapkan kekayaan. Oleh sebab itu jangan menunda-nunda sehingga apabila ruh
(nyawa) sudah sampai di tenggorokan (hampir mati) lalu engkau berwasiat untuk
si fulan sekian, untuk si fulan sekian."
(Bukhari - Muslim)
(Bukhari - Muslim)
Dari Adiyyi bin Hatim ra. meriwayatkan bahwa
Rasulullah saw bersabda, "Bersedekahlah supaya engkau diselamatkan dari
api neraka walaupun hanya sebagian dari sebuah kurma."
(Bukhari)
(Bukhari)
l. Asal manusia
Asal
manusia sama yaitu dari sperma yang mengalami pembuahan. Islam juga menyatakan
hal yang sama, semua manusia diciptaka dari air hina. Menurut firman Allah :
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia itu dari suatu
saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani
(yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami
jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging,
dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu
Kami bungkus dengan daging. Kamudian Kami jadikan ia makhluk yang (berbentuk)
lain. Maka Maha Sucilah Allah , Pencipta Yang Paling Baik." (QS. Al
Mu’minuun (23) : 12-14).
m. Kecantikan menurut islam
Kecantikan
seseorang wanita dalam islam tergantung bagimana cara wanita itu menyembunyikan
aurat nya dan menjaga akhlak nya. Karena haram bagi wanita yang memperlihatkan
aurat nya.
“Sesungguhnya
dunia ini seluruhnya adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah
wanita yang sholihah.” (HR. Ahmad).
n. Berdoa
Berdoa kepada Allah, yaitu memohon apa saja yang kita
inginkan. Doa merupakan inti ibadah, karena ia merupakan pengakuan akan
keterbatasan dan ketidak mampuan manusia, sekaligus pengakuan akan
kemahakuasaan Allah terhadap segala sesuatu. Kekuatan doa dalam Islam sangat
luar biasa, karena ia mampu menembus kekuatan akal manusia. Oleh karena itu,
berusaha dan berdoa merupakan dua sisi tugas hidup kita manusia yang bersatu
secara utuh dalam aktivitas hidup setiap muslim.
o. Cinta karena Allah
Cinta karena Allah adalah mencintai segala makhluk ciptaan
Allah atupun lawan jenis bukan dari kekuasaan ataupun keindahan yang dititipkan
Allah kepada orang tersebut, tetapi cinta karena keimanan orang tersebut dalam
hal berserah diri kepada Allah ataupun dalam hal beribadah kepada beliau.
p. Hari akhir
Hari akhir ataupu biasa kita sebut hari kiamat merupakan rukun iman yang ke 5. Kiamat
pasti terjadi dan tidak ada orang yang tau kapan hari itu akan datang.
Religi
tidak lepas dengan semua agama baik islam, kresten, budha, dan hindu. Religi
berkaitan dengan batasan-batasan hal yang baik atau pun tidak baik. Karena
keterkaitan nya dengan sastra maka saya mengagkat judul ini.
2.3
Pesan Kritik Sosial
Kritik sosial hampir mencakup tentang keseluruhan
aspek kehidupan manusia , bisa dalam bidang agama, politik , dan sosial . Dalam
karya sastra banyak sebuah karya sastra yang di tunjukkan untuk mengkritik
aspek kehidupan. Kritik sosial pesan-pesan nya tidak di tunjukkan hanya kepada
penikmat sastra saja tapi untuk seluruh masyarakat.
Sastra yang mengandung pesan kritik dapat juga didebut
sebagai sastra kritik biasanya akan lahir ditengah masyarakat jika terjadi
hal-hal yang kurang beres dalam kehidupan sosial dan masyarakat.
2.4
Hubungan Sastra dan Religius
Pada akhir tahun 1953, Bahrun Rangkuti pernah
mengataan bahwa Qur’an dan bible tidak didalami oleh pengarang Indonesia
modren. Sedang terjemahan Qur’an dan bible pun hingga pada waktu itu belum
memuaskan (dalam arti sebagian karya terjemahan literer).
Dari titik tolak ini kita dapat berkesimpulan bahwa
kitab suci Al Qur’an selain berisi tulisan–tulisan suci (sacred writings) agama
Islam juga mengandung tulisan sastra.
Agama bagi kebanyakan bangsa pada berbagai macam
tingkat kemasyarakatan merupakan gaya penyatu yang sentral dalam pembinaan
kebudayaan. Agama lah yang memelihara tradisi nenek moyang, menjaga hukum
moral, mendidik tunas muda, dan mengajarkan aneka kebijaksanaan.
Tetapi dengan fungsinya yang konservatif itu, agama
juga bertindak sebagai faktor yang reatif dan dinamis, pengarang yang memberi
makna kehidupan. Oleh karena itulah, agama merupakan dorongan penciptaan
sastra, sebagai sumber ilham, dan sekaligus pula sering membuat karya sastra
bermuara kepada agama.
Kehadiran unsur relegius dan keagamaan dalam sastra
adalah setua keberadaan sastra tersendiri. Bahkan, sastra tumbuh dari sesuatu
yang bersifat relegius. Pada awal mula segala sastra adalah relegius (Nurgiyantoro,
2009:326-327 ).
Sastra pada umum nya bertalian dengan relegius
manusia, dan humanisme, manusia ,alam dan
relegiusitas membentuk sistem kehidupan. Dalam teori klasik, alam merupakan
sumber utama dalam menyajikan keindahan. Alamiah yang memberikan inspirasi
menggerakkan hati dan tangan manusia. Dalam konteks ini, orang melakukan
perenungan dan menikmati keindahan.
Beberapa keterangan tersebut kiranya cukup memberikan
keterangan bahwa hubungan sastra dengan religi cukup baik dan jelas dan bisa
dikataan bahwa sastra merupakan bagian dari agama .
2.5
Pengertian Lirik Lagu
Lirik adalah susunan kata yang siap untuk di nyanyikan
atau rangkaian kata-kata dalam lagu.
http:www.google.co.id/tanya/thread?tid=7383f2b05626191(diakses
tanggal 19 maret 2013 ) jadi lirik lagu merupakan susunan kata-kata yang
diciptakan seseorang untuk dinyanyikan.
BAB
III
METODE
PENELITIAN
3.1 Pendekatan
Penelitian
Pendekatan yang peneliti gunakan dalam mengkaji atau
menganalisis lagu ini adalah pendekatan sosiologis. Pendekatan sosiologis adalah pendekatan yang menganalisis manusia dalam masyarakat,
mulai dari proses pemahaman mulai masyarakat ke individu ( Ratna, 2011 : 59 ).
Metode dan pendekatan sosiologis yaitu
pendekatan yang bertolak dari asumsi bahwa sastra merupakan pencerminan
kehidupan masyarakat. karya sastra menerima pengaruh dari masyarakat dan
sekaligus mampu memberi pengaruh
terhadap masyarakat.
Karya sastra menampilkan gambaran kehidupan
dan kehidupan itu sendiri adalah kenyataan sosial. Dalam pengertian ini,
kehidupan mencakup hubungan antar masyarakat, antar masyarakat dengan individu,
antar manusia, dan antar peristiwa yang terjadi dalam batin seseorang.
Dalam penelitian ini penulis menjelaskan atau
memaparkan pesan moral yang terdapat dalam lagu-lagu dangdut karya H. Rhoma
Irama dalam bentuk pesan religi dan kritik sosial .
3.2 Metode
Penelitian
Metode penelitian yang digunakan adalah metode
hermeneutika. Secara etimologis hermeneutika berasal dari kata hermeneuein,
bahasa Yunani, yang berarti menafsirkan atau menginterpretasikan. Secara
mitologis ( ibid ) hermeneutika dikaitkan dengan Hermes , nama dewa Yunani yang
menyampaikan pesan ilahi kepada manusia dengan bahasa lisan maupun tulisan.
Dikaitkan dengan fungsi utama
hermeneutika sebagai metode untuk memahami agama, maka metode ini
dianggap tepat untuk memahami suatu karya sastra dengan pertimbangan dalam
suatu karya sastra ,yang paling dekat dengan agama adalah karya sastra.
Metode ini menurut saya cocok di gunakan untuk
meneliti sebuah karya sastra berupa lagu sesuai dengan asal nya metode ini yang
dulu digunakan dewa menyampaikan pesan ilahi melalui bahasan lisan maupun
tulisan, dalam lagu juga seperti itu ada sebuah pesan ataupun nilai keagamaan
yang di sampaikan.(Nyoman Kutha Ratna,2009:44)
3.3 Variabel Penelitian
Peneliti mengangkat judul “ Pesan Moral Dalam Lirik Lagu Dangdut Karya H. Rhoma
Irama”. Dan meneliti pesan moral apa saja yang terdapat dalam lirik lagu
tersebut. Dalam pesan moral yang di ambil peneliti membatasi dengan 2 sub
variabel
1. Pesan relegius
2. Pesan kritik sosial
Tabel
Variabel Penelitian
|
VARIABEL
|
SUB
VARIABEL
|
INDIKATOR
|
|
Pesan Moral
|
1. Pesan Religius
|
a. sholat
b. hormat kepada orang tua
c. hal yang diharamkan
d. kematian
e. harta
f. martabat seseorang
g. sedekah
h. asal manusia
i.
kecantikan
menurut islam
j.
kepercayaan
hari akhir
k. kasih sayang
l.
berdoa
m. cinta karena Allah
|
|
2. Pesan Kritik Sosial
|
a. Mencakup semua aspek permasalahan dalam kehidupan
manusia.
|
3.4 Sumber Data
Peneliti melakukan
objek penelitian pada 10 lirik lagu dangdut karya H. Rhoma Irama. Adapun yang
menjadi objek penelitian tersebut adalah lirik lagu yang dijadikan bahan kajian
dengan judul-judul :
a.
Begadang
b.
Keramat
c.
Judi
d.
Sebujur bangkai
e.
Rupiah
f.
Dasi dan gincu
g.
Sumbangan
h.
Setetes air hina
i.
Kerudung putih
j.
Kiamat
3.5 Teknik
Penelitian
3.5.1
Teknik Pengumpulan Data
Teknik yang digunakan adalah teknik observasi teks, yaitu mengumpulkan data
yang di ambil dalam syair lagu Dangdut karya H. Rhoma Irama. Langkah-langkah
pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu :
a. Mengumpulkan data
b. Membaca judul dan syair lagu
c. Mengidentifikasi
3.5.2
Teknik Analisis Data
Setelah data terkumpul, kegiatan selanjutnya adalah
melakukan analisis data, maka teknik yang digunakan dalam analisis data yaitu
teknik deskriptif interpretatif,
yaitu peneliti memaparkan data secara keseluruhan terlebih dahulu,
menginterpretasinya. Untuk menganalisis data dilakukan tahap sebagai berikut :
1) Penguntaian/pengorganisasian
Proses
pengurutan dan pemilihan data yang sesuai dengan kajian yang dilakukan.
2) Interpretasi
Mengacu
kepada penelitian data, pemaknaan dengan ciri signifikasi, selanjutnya
3) Evaluasi
Merefleksikan
data dengan pemahaman dan pengetahuan peneliti.
3.6 Jadwal Peneliti
Jadwal penelitian dalam karya ilmiah ini
dapat dijelaskan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan yaitu pada bulan
Februari 2013 sampai Juli 2013 kegiatan ini berlangsung selama enam bulan.
Tabel Jadwal Penelitian
|
No
|
KEGIATAN
|
Bulan
|
|||||||||||||||||||||||
|
Februari
2013
|
Maret
2013
|
April
2013
|
Mei
2013
|
Juni
2013
|
Juli
2013
|
||||||||||||||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
||
|
1.
|
Persiapan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
Penyusunan Proposal
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
Seminar Proposal
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.
|
Revisi seminar proposal
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.
|
Penyusunan Skripsi
& Konsultasi
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6.
|
Ujian Skripsi
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7.
|
Revisi
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
BAB IV
DESKRIPSI DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
4.1 Analisis pesan
moral Lagu Begadang
Begadang
Begadang
jangan begadang, kalau tiada artinya
Begadang
boleh saja, kalau ada perlunya
Begadang
jangan begadang, kalau tiada artinya
Begadang
boleh saja, kalau ada perlunya
Kalau
terlalu banyak begadang
Muka
pucat karena darah berkurang
Bila sering kena angin malam
Segala
penyakit akan mudah datang
Darilah
itu sayangi badan
Jangan
begadang setiap malam
Begadang
jangan begadang, kalau tiada artinya
Begadang
boleh saja, kalau ada perlunya
Kalau
terlalu banyak begadang
Muka
pucat karena darah berkurang
Bila sering kena angin malam
Segala
penyakit akan mudah datang
Darilah
itu sayangi badan
Jangan
begadang setiap malam
Begadang
jangan begadang, kalau tiada artinya
Begadang
boleh saja, kalau ada perlunya
4.1.1
Analisis pesan relegius lirik lagu Begadang
Analisis pesan relegius dalam lirik lagu Begadang dengan indikator: sholat,Pesan
Dalam lirik lagu Begadang disana
pencipta lirik lagu ingin menyampaikan alasan mengapa kita sebagai makhluk
ciptaan sang kuasa dilarang untuk bergadang tanpa ada alasan yang bersifat
fositip. Disana pencipta lirik lagu ingin menyampaikan bahwa kegiatan fositif
yang dimaksud adalah sholat malam atau tahajud.
Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata,
“Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan
ngobrol-ngobrol setelahnya.”
Ibnu Baththol menjelaskan, “Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat ‘Isya karena beliau
sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari
shalat shubuh berjama’ah.
Lirik lagu yang mengandung larangan bergadang tersebut
terletak pada bait ke 1, 4 dan 7 bahkan lirik itu diulang-ulang untuk
mengingatkan kita. Dari lirik lagu di atas maka peneliti sadar akan ucapan H.
Rhoma Irama beliau pernah berkata jalan dakwah beliau melalui sebuah musik dan
musik yang beliau ciptakan saya rasa dari hadist ataupun Al-Qur’an.
4.1.2
Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu Begadang
Dalam lagu Begadang terdapat pesan kritik sosial
yang ingin disampaikan antara lain:
a. Disana pengarang menyampaikan bahwa begadang merupakan
hal yang dapat membuat penyakit mudah masuk dalam tubuh kita , di karenakan
angin malam tidak baik untuk kesehatan.
b.
Pengarang
menyampaikan larangan begadang pada bait ke 1,4 dan 7 , dengan bunyi Begadang jangan begadang, kalau tiada
artinya,Begadang boleh saja, kalau ada perlunya disana
pencipta juga menkritik orang-orang yang menggunakan waktu malam mereka dengan
hal-hal negatif, bnyak sekarang baik kalangan muda dan kalangan orang tua yang
senang dengan hiburan malam seperti discotik ,karaoke dll yang bahkan
bertentangan dengan syariat agama.
Tabel Data Hasil
Analisis Lagu Begadang
|
Pesan relegius
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Sholat
|
Dalam lirik lagu Begadang melarang kita untuk bergadang pada malam hari tanpa ada
kegiatan yang bersifat fositiv. Dalam lirik lagu terdapat pesan relegius
yaitu sholat malam karena hal fositif yang di maksud dalam lagu tersebut
adalah sholat malam tahajut.
|
|
Pesan kritik sosial
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1.
Kesehatan
|
Dalam lirik lagu Begadang
mengkritik orang yang sering begadang pada malam hari yang tidak tau bahwa
pada malam hari segala penyakit akan mudah masuk ke dalam tubuh kita manusia
di karenakan angin malam merupakan perantara dari penyakit agar lebih mudah
dalam memasuki tubuh manusia.
|
|
2.
Hiburan malam
|
Dalam lirik lagu Begadang juga mengkritik orang yang menggunakan waktu malam hari
untuk menghibur diri ditempat-tempat hiburan malam .
|
4.2
Analisis pesan moral lagu Keramat
Keramat
Hai manusia,
hormati ibumu
Yang melahirkan dan membesarkanmu
Darah dagingmu dari air susunya
Jiwa ragamu dari kasih-sayangnya
Dialah manusia satu-satunya
Yang menyayangimu tanpa ada batasnya
Doa ibumu dikabulkan Tuhan
Dan kutukannya jadi kenyataan
Ridho Ilahi karena ridho nya
Murka Ilahi karena murkanya
Bila kau sayang pada kekasih
Lebih sayanglah pada ibumu
Bila kau patuh pada rajamu
Lebih patuhlah pada ibumu
Bukannya gunung tempat kau meminta
Bukan lautan tempat kau memuja
Bukan pula dukun tempat kau menghiba
Bukan kuburan tempat memohon doa
Tiada keramat yang ampuh di dunia
Selain dari doa ibumu jua
4.2.1
Analisis pesan relegius dalam lirik lagu Keramat
Analisis pesan relegius dalam lagu Keramat dengan indikator : hormat kepada
orang tua, kasih sayang, berdoa.
a.
Hormat kepada orang tua
Pesan relegius dalam lirik lagu keramat, dalam lirik lagu keramat pencipta
ingin menyampaikan bahwa orang tua kita apalagi ibu merupakan keramat yang
paling di ridhoi allah swt, doa dari seorang ibu merupakan doa yang paling
mustajap, pada bait ke 9-13 ini sang pencipta lagu menuangkannya.
Doa ibumu dikabulkan Tuhan
Dan kutukannya jadi kenyataan
Ridho Ilahi karena ridho nya
Murka Ilahi karena murkanya
Karena orang tua yaitu ibu merupakan sebuah
keramat maka sang pencipta lagu juga menyampaikan bahwa hormatilah ibu kita
melebihi apa pun hal itu dapat kita lihat pada lirik.
Bila kau sayang pada kekasih
Lebih sayanglah pada ibumu
Bila kau patuh pada rajamu
Lebih patuhlah pada ibumu
b. Kasih
sayang
Pada lirik lagu keramat terdapat pesan religi
mengenai kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Kasih sayang seorang ibu
dalam Islam sangatlah kuat mukjizat nya, apabila seorang ibu mendoakan anaknya
maka insya Allah anak itu akan selamat dunia dan akhirat. Maka beruntunglah
seorang anak yang selalu diperhatikan orang tua nya.
Darah dagingmu dari air susunya
Jiwa ragamu dari kasih-sayangnya
Dialah manusia satu-satunya
Yang menyayangimu tanpa ada batasnya
c. Berdoa
Selain memaparkan tentang keramat seorang ibu
penulis juga menyampaikan bahwa kita manusia hendaklah yakin,menyembah dan
berdoa hanya kepada Allah swt dan Allah swt telah mengeramatkan doa seorang
ibu. Karena sebagai umat islam, kita wajib untuk percaya kepada Allah dan hal –
hal gaib yang diciptakan nya bukan menyembah hal-hal gaib itu.
Dalam Al-Qur”an surah Al- Isra 23 (Allah
Swt telah menetapkan kalian tidak beribadah melainkan kepadanya dan hendaklah
kalian berbakti kepada orang tua).
Dapat kita lihat pada lirik lagu keramat pada bait 17-20
Bukannya gunung tempat kau meminta
Bukan lautan tempat kau memuja
Bukan pula dukun tempat kau menghiba
Bukan kuburan tempat memohon doa
Tiada keramat yang ampuh di dunia
Selain dari doa ibumu jua.
4.2.2
Analisis Pesan kritik sosial dalam lagu keramat
Dalam lagu Keramat pencipta lirik lagu tersebut menkritik orang-orang yang
yang mengeramatkan benda-benda mistik padahal doa orang tua lah yang merupakan
keramat yang di ridhoi Allah Swt.
Juga banyak orang-orang yang tidak hormat
kepada orang tua nya sendiri padahal orang tua sangat sayang kepada kita anak
nya .
Tabel Data Hasil Analisis Lagu Keramat
|
Pesan relegius
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Hormat kepada orang tua
|
Dalam lirik lagu Keramat menyuruh kita sebagai umat muslim agar menghormati orang
tua melebihi apapun karena keramat
yang diridhoi Allah Swt adalah orang tua.
|
|
2. Kasih sayang
|
Dalam lirik lagu Keramat mengisahkan betapa besarnya kasih sayang seoorang ibu
pada kita anak nya. Dan ketulusan serta keridhoan ibu lah yang membuat kita
selamat dunia dan akhirat
|
|
3. Berdoa
|
Dalam lirik lagu Keramat mengingatkan kita sebagai umat islam hendak lah berdoa
dan memohon apapun hanya kepada Allah Swt
|
|
Pesan Kritik Sosial
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Durhaka kepada orang tua
|
Lirik lagu Keramat
mengkritik orang yang durhaka kepada orang tua dan selalu menentang orang tua
padahal tidak ada orang tua yang ingin anak nya bersedih
|
|
2. Musyrik
|
Lirik lagu Keramat
mengkritik orang Islam yang mengeramatkan benda mistik serta berdoa dan
meminta sesuatu kepada benda tersebut padahal semua yang ada didunia ini
ciptaan Allah Swt
|
4.3 Analisis pesan moral lagu Judi
Judi
Judi
(judi), menjanjikan kemenangan
Judi
(judi), menjanjikan kekayaan
Bohong
(bohong), kalaupun kau menangItu awal dari kekalahan
Bohong (bohong),
kalaupun kau kaya Itu awal dari kemiskinan
Judi (judi), meracuni kehidupan
Judi
(judi), meracuni keimanan
Pasti
(pasti), karena perjudian
Orang
malas dibuai harapan
Pasti
(pasti), karena perjudian
Perdukunan
ramai menyesatkan
Yang
beriman bisa jadi murtad, apalagi yang awam
Yang
menang bisa menjadi jahat, apalagi yang kalah
Yang
kaya bisa jadi melarat, apalagi yang miskin
Yang
senang bisa jadi sengsara, apalagi yang susah
Uang
judi najis tiada berkah
Uang yang pas-pasan karuan buat makan (o, o)
Itu
cara sehat ‘tuk bisa bertahan
Uang
yang pas-pasan karuan ditabungkan (o, o)
Itu
cara sehat ‘tuk jadi hartawan
Apa pun
nama dan bentuk judi
Semuanya
perbuatan keji
Apa pun
nama dan bentuk judi
Jangan
lakukan dan jauhi ,Judi
4.3.1
Analisis pesan religius lirik lagu Judi
Analisis pesan religius dalam lagu Judi dengan indikator : hal yang diharamkan , dalam lirik lagu judi di sana
jelas terdapat larangan kita sebagai umat muslim untuk tidak bejudi dari lirik
pertama sampai terakhir disana sudah di katakan apa saja akibat judi . judi
bukan hanya sekedar larangan bagi umat muslim tetapi judi adalah hal yang
diharamkan untuk umat islam.
Dalam Al qur’an. Surah Al-Baqarah: 219
(Mereka bertanya kepada kamu wahai Muhammad tentang arak dan judi.
Katakanlah olehmu, pada keduanya terdapat dosa yang besar dab beberapa manfaat bagi manusia. Dan dosa keduanya adalah lebih besar daripada manfaatnya).
Katakanlah olehmu, pada keduanya terdapat dosa yang besar dab beberapa manfaat bagi manusia. Dan dosa keduanya adalah lebih besar daripada manfaatnya).
“Hai orang-orang
yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk)
berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan.
Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” ( QS. Al-Maidah: 90 )
Dari ayat-ayat Al Qur’an di atas sesuai dengan lirik
lagu judi semua apapun bentuk judi tidak
ada berkah nya untuk kita umat muslim ,selain itu orang beriman pun apabila
sudah mulai ketagihan untuk berjudi akan menjadi murtad seperti dalam lirik
Yang beriman bisa jadi murtad, apalagi yang awam
4.3.2
Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu Judi
Dalam lirik lagu Judi
disana mengkritik orang-orang yang menjadikan judi dan semua hal- hal yang
mudah untuk mendapatkan uang sebagai perbuatan yang sah-sah saja dan halal
tanpa memikirkan hal yang memudarat dalam judi, banyak orang yang apabila sudah
ketagihan dalam berjudi rela berkorban apa saja dalam berjudi. Selain itu juga
dalam lirik lagu Judi di sana sebenar
nya terdapat sebuah amanat apabila kita dalam mencari rezeki dengan cara yang
halal maka semua akan menjadi berkah dalam kehidupan kita umat muslim, semua
mudarat yang di sampaikan dapat kita ketahui dalam lirik berikut.
Yang beriman bisa jadi murtad, apalagi yang
awam
Yang menang bisa menjadi jahat, apalagi yang
kalah
Yang kaya bisa jadi melarat, apalagi yang
miskin
Yang senang bisa jadi sengsara, apalagi yang
susah
Uang judi najis tiada berkah
Tabel Data Hasil
Analisis Lagu Judi
|
Pesan relegius
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Hal yang di haramkan
|
Judi merupakan hal yang di haramkan dalam
lirik lagu judi banyak terdapat apa saja akibat kita berjudi,selain itu lirik
tersebut menyuruh kita umat muslim untuk mendapatkan uang secara halal bukan
dari judi
|
|
Pesan kritik sosial
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Orang yang menghalalkan judi
|
lirik lagu Judi mengkritik orang-orang yang
menjadikan judi dan semua hal- hal yang mudah untuk mendapatkan uang sebagai
perbuatan yang sah-sah saja
|
4.4 Analisis
pesan moral dalam lagu Sebujur bangkai
Sebujur bangkai
Badan
pun tak berharga sesaat ditinggal nyawa
Anak isteri
tercinta tak sudi lagi bersama
Secepatnya
jasad dipendam
Secepatnya
jasad dipendam
Karena
tak lagi dibutuhkan
Diri
yang semula dipuja
Kini
bangkai tak berguna
Dari
kamar yang indah kasur empuk tilam putih
Kini
harus berpindah terkubur dalam perut bumi
Kalau
selama ini diri berhiaskan
Emas
intan permata bermandi cahaya
Tetapi
kali ini di dalam kuburan
Gelap
pekat mencekam tanpa seorang teman
Terputuslah
pergaulan
Terbujurlah
sendirian
Diri
terbungkus kain kafan
Wajah
dan tubuh indah yang dulu dipuja-puja
Kini
tiada lagi orang sudi menyentuhnya
Jadi
santapan cacing tanah
Jadi
santapan cacing tanah
Sampai
yang tersisa kerangka
Begitulah
suratan badan
Ke bumi
dikembalikan
Kebanyakan
manusia terlena sehingga lupa
Bahwa
maut ‘kan datang menjelang
4.4.1
Analisis pesan religius dalam lagu Sebujur bangkai
Analisis
pesan religi Dalam lirik lagu Sebujur
bangkai dengan indikator : kematian.
Kematian
merupakan suatu kejadian dimana kita manusia dicabut roh dan meninggalkan dunia
yang fana ini , dalam lirik lagu sebujur bangkai jelas menyatakan bahwa kita
manusia pasti mati dan meninggalkan semua hal yang telah kita peroleh dalam
kehidupan ini , pada bait bertuliskan
Diri yang semula dipuja
Kini bangkai tak berguna
Dari kamar yang indah kasur empuk tilam putih
Kini harus berpindah terkubur dalam perut bumi
Kalau selama ini diri berhiaskan
Emas intan permata bermandi cahaya
Tetapi kali ini di dalam kuburan
Gelap pekat mencekam tanpa seorang teman
Terputuslah pergaulan
Terbujurlah sendirian
Diri terbungkus kain kafan.
Dari lirik tersebut dapat kita ketahui bahwa
sebenarnya dalam kematian hanya ibadah kita saja yng dapat membantu dalam kubur
,semua hal duniawi hanya menjadi hiasan dunia semata , kita sebagai orang
muslim hendaklah semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjalankan
semua perintahnya dan menjauhi larangan nya karena kita tidah tau kapan ajal
menjemput .
4.4.2
Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu
Sebujur bangkai
Dalam lirik lagu Sebujur bangkai disana mengkritik orang-orang yang sombong dalam
hal apapun baik wajah, kekayaan ,wibawa , dan jabatan, tanpa mereka sadari
bahwa dalam kehidupan kita manusia pasti mati dan meninggalkan semua itu . jadi
apa yang kita banggakan itu hanya titipan .
Tabel Data Hasil Analisis Lagu Sebujur bangkai
|
Pesan relegius
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Kematian
|
Dalam lirik lagu Sebujur bangkai mengingatkan kita bahwa kita makhluk hidup pasti
mati
|
|
Pesan kritik sosial
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Kesombongan
|
Dalam lirik lagu Sebujur
bangkai mengkritik orang yang sombong baik dalam hal kekayaan,wibawa,
jabatan dll tanpa menyadari akan kematian
|
4.5 Analisis pesan moral dalam lirik lagu Rupiah
Rupiah
Tiada orang yang tak suka
Pada
yang bernama rupiah
Semua
orang mencarinya
Di mana
rupiah berada
Walaupun
harus nyawa sebagai taruhannya
Banyak
orang yang rela cuma karena rupiah
Memang
sungguh luar biasaitu pengaruhnya rupiah
Sering
karena rupiah
Jadi
pertumpahan darah
Sering
karena rupiah
Saudara
jadi pecah
Memang
karena rupiah
Orang
menjadi megah
Kalau
tidak ada rupiah
Orang
menjadi susah
Hidup
memang perlu rupiah
Tetapi
bukan segalanya
Silakan
mencari rupiah
Asal
jangan halalkan cara
Buat
apa berlimpah kalau jadi bencana
Sedikit
pun jadilah asal membawa berkah
Dari
itu jangan serakah
Di
dalam mencari rupiah
4.5.1
Analisis pesan religius dalam lirik lagu Rupiah
Analisis pesan religi dalam lirik lagu Rupiah dengan indikator : harta. Harta
merupakan sebuah benda yang bernilai tinggi ataupun rendah. Dalam lirik lagu
rupiah disana dapat kita ketahui bahwa rupiah merupakan sebuah kebutuhan
sehari-hari untuk kita manusia dan rupiah merupakan hal yang kita cari-cari
dalam kehidupan kita sehari-hari bahkan tanpa kita sadar apakah cara yang kita
gunakan halal ataupun haram dalam mendapatkan rupiah tersebut. Dalam lirik lagu
Rupiah juga jelas di katakan bahwa
walaupun sedikit rupiah yang kita dapat tapi halal itu akan menjadi berkah dalm
kehidupan kita sehari-hari. Dalam islam pun tidak dilarang untuk mencari rupiah
asalkan halal karena dalam islam harta sebenarnya bukan dalam bentuk materi
saja tetapi bisa juga harta dalam bentuk kekayaan jiwa , ketakwaan kepada Allah
seperti dalam hadis- hadis berikut
1. Yang dinamakan kekayaan
bukanlah banyaknya harta-benda tetapi kekayaan yang sebenarnya ialah kekayaan
jiwa (hati). (HR. Abu Ya'la)
2. Harta kekayaan adalah sebaik-baik penolong bagi
pemeliharaan ketakwaan kepada Allah. (HR. Ad-Dailami).
Dan apabila kita mengumpulkan rupiah/ harta
dengan cara tidak halal maka sebenarnya harta itu akan cepat habis dengan
sendiri nya seperti dalam hadis berikut
3. Barangsiapa mengumpulkan harta dengan tidak sewajarnya
(tidak benar) maka Allah akan memusnahkannya dengan air (banjir) dan tanah
(longsor). (HR. Al-Baihaqi)
4.5.2
Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu rupiah
Dalam lirik lagu Rupiah mengkritik orang–orang yang mendapatkan rupiah dengan cara
haram seperti para koruptor, pencuri,perampok dan lain- lain dalam lirik lagu
rupiah jelas di katakatan apabila gila karena rupiah maka hal apapun akan di lakukan
walaupun terjadi pertumpahan darah .
Tabel Data Hasil Analisis Lagu Rupiah
|
Pesan relegius
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Harta
|
Rupiah merupakan harta yang paling dicari
oleh makhluk hidup. Tetapi dalam islam harta yang sebenarnya bukan hanya rupiah
saja tetapi ketaqwaan terhadap tuhan. Rupiah boleh kita cari asal dengan cara
halal
|
|
Pesan kritik sosial
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Orang Tamak
|
lirik lagu Rupiah mengkritik orang-orang yang mendapatkan rupiah
dengan cara tidak halal ,bisa dengan cara mencopet bahkan yang paling di
tonjolkan adalah para koruptor
|
4.6 Analisis pesan moral dalam lirik lagu Dasi dan gincu
Dasi dan gincu
Wanita:
Bukan bahu berbintang bukan leher berdasi
Yang kudambakan pria yang punya hati
Pria:
Bukan alis berukir bukan bibir bergincu
Yang kudambakan gadis yang punya malu
Duet:
Cinta karena dasi si-si akan segera basi
Cinta karena gincu cu-cu akan segera layu
Wanita:
Jabatan perlu, tampan pun perlu
Bahkan emas permata
Tetapi cinta di atas segalanya
Pria:
Berhias perlu, cantik pun perlu
Untuk gairah cinta
Akhlak mulia hiasan yang utama
Duet:
Tak guna harta benda da-da
Kalau jadi neraka
Tak guna wajah indah da-da
Kalau jadi bencana
4.6.1 Analisis pesan relegius dalam lirik lagu Dasi dan gincu.
Analisis pesan religi dalam lirik lagu Dasi dan gincu dengan indikator :
martabat seseorang dalam islam dan cinta karena Allah Swt ,
a. Martabat seseorang dalam islam
Martabat
seseorang dalam islam bukan tergantung pada kekayaan, wajah yang menawan, ataupun
pangkat seseorang dalam dunia pemerintahan ataupun dalam masyarakat , martabat
seseorang dalam islam tergantung dari mana orang itu mencintai Allah dan Rasul
nya dengan cara menjauhi larangan nya dan menjalankan perintahnya , dan
martabat seseorang dalam islam juga dapat di lihat dari ilmu pengetahuan
seseoarang ,allah akan meninggikan derajat seseorang di karenakan ilmu
pengetahuan dan ibadah seseorang tersebut. Dalam lirik lagu dasi dan gincu
lirik-lirik yang menyakan martabat seseorang dapat kita lihat dalam lirik lagu
berikut.
Wanita:
Bukan bahu berbintang
bukan leher berdasi
Yang kudambakan pria
yang punya hati
Pria:
Bukan alis berukir
bukan bibir bergincu
Yang kudambakan gadis
yang punya malu
b. Cinta karena Allah
Selain menyatakan martabat seseorang lirik lagu Dasi dan Gincu mengisahkan cinta yang sebenarnya yaitu
cinta kepada Allah.
Wanita:
Jabatan perlu, tampan pun perlu
Bahkan emas permata
Tetapi cinta di atas segalanya
Pria:
Berhias perlu, cantik pun perlu
Untuk gairah cinta
Akhlak mulia hiasan yang utama
Dalam lirik lagu tersebut sebenarnya cinta
yang di sampaikan bukan cinta yang berlandaskan kasih sayang antar kedua
makhluk hidup, maksud lagu dasi dan gincu cinta yang sebenarnya merupakan cinta
kepada Allah mencintai lawan jenis tetapi tanpa melanggar sari’at agama. Akhlak
mulia merupakan penguat sebuah cinta yang di maksud, dan apabila kita umat
islam memandang martabat seseorang dalam cinta ataupun menjalankan cinta yang
tidak sesuai dengan syari’at islam atau mengikuti cinta bangsa barat akan
menimbulkan maksiat dan neraka lah tempat kita saat di akherat nanti lirik lagu
yang menyatakan hal tersebut :
Tak guna harta benda da-da
Kalau jadi neraka
Tak guna wajah indah da-da
Kalau jadi bencana
Disana dapat di simpulkan bahwa cinta dan martabat
seseorang jangan di lihat dari harta dan wajah saja ,tetapi cinta dan martabat
sesuai syariat agama lah yang terbaik.
4.6.2 Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu Dasi dan gincu
Dalam
lirik lagu Dasi dan gincu tersebut
mengkritik orang-orang mencintai seseorang karena kelebihan yang di miliki
orang tersebut baik dalam ,hal harta ,wajah dll. Sesungguhnya cinta yang
memandang martabat seseorang tidak akan bertahan lama
Cinta karena dasi si-si akan
segera basi
Cinta karena gincu cu-cu akan segera layu
Jadi selain itu lagu tersebut menkritik orang
– orang yang memandang rendah orang-orang yang tak punya hal yang bisa di
banggakan dan memandang orang rendah hanya sebelah mata , padahal semua orang
sama derajatnya .
Tabel Data Hasil Analisis Lagu Dasi dan gincu
|
Pesan relegius
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Martabat
seseorang dalam islam
|
Dalam lirik lagu Dasi
dan gincu disimpulkan bahwa martabat seseorang jangan dinilai dari harta
dan wajah saja, tetapi martabat seseorang dapat kita lihat dengan kuatnya
iman seseorang.
|
|
2. Cinta karena Allah
|
Dalam lirik lagu Dasi
dan gincu diceritakan cinta yang sangat mulia dan cinta yang sangat indah
yaitu cinta dikarenakan Allah . yang memandang sesorang bukan dari sesuatu
duniawi tapi dari sudut ketaatan dan ibadah orang itu.
|
|
Pesan kritik sosial
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Kesombongan
|
Dalam lirik lagu Dasi dan gincu mengkritik orang –
orang yang memandang rendah orang-orang yang tak punya hal yang bisa di
banggakan dan memandang orang rendah hanya sebelah mata , padahal semua orang
sama derajatnya .
|
4.7 Analisis pesan moral dalam lirik lagu Sumbangan
Sumbangan
Menyumbang sebenarnya menyumbang
Memberi dengan keikhlasan
Menyumbang sebenarnya menyumbang
Memberi dengan ridha Tuhan
Kalau memang benar kau mau menyumbang
Kenapa perhitungkan angka
Kalau memang benar kau mau menyumbang
Kenapa mengharapkan menang
Dermawan sebenarnya dermawan
Orang yang punya ketulusan
Dermawan sebenarnya dermawan
Tidak mengharap keuntungan
Memberi seribu mengharap sejuta
Itu ‘kan ingin cepat kaya
Memberi ribuan mengharap miliaran
Sudah jelas bukan dermawan
Janganlah kau menipu dirimu sendiri
Dalam menggunakan uang
Tanyakan hatimu di saat memasang
Mau judi atau nyumbang
Mari kita menyumbang demi pembangunan
Dengan harta dan pikiran
Tapi jangan tegakkan sendi pembangunan
Dengan meruntuhkan iman
Orang yang menyumbang demi kemajuan
Ia pahlawan pembangunan
Tapi kalau nyumbang cari keuntungan
Penjudi ngaku dermawan
Dermawan hayo para dermawan
Menyumbang demi pembangunan
Menyumbang hayo kita menyumbang
Agar merata kemakmuran
Namun hukum Tuhan jangan permainkan
Yang haram jangan dihalalkan
Karena pembangunan tanpa ridla Tuhan
Tak ‘kan membawa keberkahan
Tanyakan hatimu
Mau main judi atau mau nyumbang?Hm?
4.7.1 Analisis pesan religius dalam lirik
lagu Sumbangan
Analisis pesan religi dalam lirik lagu Sumbangan dengan indikator sedekah .
Sedekah adalah membagikan sedikit harta kepada orang yang berhak menerimanya.
Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Seseorang datang
kepada Rasulullah saw lalu bertanya, "Ya Rasulullah, sedekah manakah yang
lebih besar pahalanya? Rasulullah saw menjawab, "Bersedekah dalam keadaan
sehat sedang engkau amat sayang kepada harta tersebut, takut miskin dan
mengharapkan kekayaan. Oleh sebab itu jangan menunda-nunda sehingga apabila ruh
(nyawa) sudah sampai di tenggorokan (hampir mati) lalu engkau berwasiat untuk
si fulan sekian, untuk si fulan sekian."
(Bukhari - Muslim)
(Bukhari - Muslim)
Dari Adiyyi bin Hatim ra. meriwayatkan bahwa
Rasulullah saw bersabda, "Bersedekahlah supaya engkau diselamatkan dari
api neraka walaupun hanya sebagian dari sebuah kurma."
(Bukhari)
(Bukhari)
Dalam
lirik lagu Sumbangan banyak terdapat
kalimat yang membuktikan bahwa kita sebagai umat muslim di wajibkan untuk
bersedekah baik untuk orang yang membutuhkan ataupun untuk pembangunan , dalam
lirik lagu sumbangan di sana di katakan
Menyumbang
sebenarnya menyumbang
Memberi
dengan keikhlasan
Menyumbang
sebenarnya menyumbang
Memberi
dengan ridha Tuhan
Kalau memang benar kau mau menyumbang
Kenapa
perhitungkan angka
Kalau
memang benar kau mau menyumbang
Kenapa
mengharapkan menang
Pada
lirik lagu tersebut juga di katakan bahwa kita orang islam dalam bersedekah
hendaklah jangan pernah mengharapkan keuntungan dalam bersedekah, hendaklah
kita bersedekah dengan tulus hati dan bersedekah dengan ridha tuhan. Dalam
bersedekah jangan pernah kita menyumbangkan harta yang kita dapat dari hal yang
haram karena harta yang kita peroleh dari hal yang haram tidak akan menambahkan
rezki atau ridha tuhan kepada kita malah akan membuat kita sengsara apabila
kita bersedekah dengan menggunakan harta haram maka itu sama saja kita mempermainkan
hukum tuhan seperti lirik berikut yang terdapat dalam lagu sumbangan
Menyumbang
hayo kita menyumbang
Agar
merata kemakmuran
Namun
hukum Tuhan jangan permainkan
Yang
haram jangan dihalalkan
Karena
pembangunan tanpa ridla Tuhan
Tak
‘kan membawa keberkahan
4.7.2 Pesan kritik sosial dalam lagu Sumbangan
Dalam lirik lagu Sumbangan, banyak terdapat kritikan untuk orang – orang kaya yang
tak pernah bersedekah, walaupun bersedekah biasanya mengharapkan sesuatu ,baik
itu sebuah nama agar di kenal masyarakat ,ataupun mengharapkan sebuah imbalan
yang lebih dalam bersedekah .
Selain itu lagu Sumbangan mengkritik orang-orang yang mengaku sebagai orang
dermawan dalam menyumbangkan hartanya padahal harta yang dia sumbangkan
diperoleh dari hal yang haram.
Tabel Data Hasil
Analisis Lagu Sumbangan
|
Pesan relegius
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Sedekah
|
Dalam lirik lagu Sumbangan di dalam nya terdapat perintah kita sebagai umat muslim
diwajibkan untuk bersedekah untuk hal yang baik.
|
|
Pesan kritik sosial
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Kesombongan
|
Dalam lirik lagu Sumbangan mengkritik orang yang
menyombongkan hartanya dalam bersedekah
|
4.8 Analisis pesan moral dalam lirik lagu Setetes air hina
Setetes air hina
Der-ta der-ta-taDer-ta der-ta-ta
He, jangan mentang-mentang punya
He, jangan mentang-mentang punya
Memandang orang tidak dengan sebelah mata
He, jangan mentang-mentang kuasa
Menyuruh orang tolak pinggang setinggi dada
Itu kesombongan (itu kesombongan)Itu keangkuhan (itu keangkuhan)
Itu kesombongan (itu kesombongan)Itu keangkuhan (itu keangkuhan)
Bukan pakaianmu tapi pakaian Tuhan
Yang berhak disembah oleh segenap alam
He, silakan punya dan kuasa
He, silakan punya dan kuasa
Tapi janganlah angkuh sombong pada sesama
Bukankah engkau dilahirkan telanjang
Bukankah engkau dilahirkan telanjang
Tanpa sehelai benang
Kemudian berkat rahmat-Nya
TuhanKau bisa jadi
orang
Tak malukah, tak sadarkah
Tak malukah, tak sadarkah
Kaukira dirimu siapa
He, tidakkah kauperhatikan
He, tidakkah kauperhatikan
Dari apakah dulu dirimu dijadikan
He, dari tetes air hina
Kau diciptakan lalu engkau disempurnakan
Itu kesombongan (itu kesombongan)Itu keangkuhan (itu keangkuhan)
Itu kesombongan (itu kesombongan)Itu keangkuhan (itu keangkuhan)
Tak pantas kausandang sebagai seorang insan
Yang tiada daya tanpa kehendak Tuhan
He, silakan punya dan kuasaTapi janganlah angkuh sombong pada sesama
He, silakan punya dan kuasaTapi janganlah angkuh sombong pada sesama
4.8.1
Analisis pesan relegius dalam lirik lagu Setetes air hina
Analisis
pesan religius dalam lirik lagu Setetes
air hina dengan indikator: Asal manusia. Asal manusia sama yaitu dari sperma yang
mengalami pembuahan. Islam juga menyatakan hal yang sama, semua manusia
diciptaka dari air hina. Menurut firman Allah :
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan
manusia itu dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati
itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani
itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal
daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang
belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kamudian Kami jadikan ia makhluk yang
(berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah , Pencipta Yang Paling Baik."
(QS. Al Mu’minuun (23) : 12-14).
Dalam lirik lagu Setetes
air hina juga di katakan bagai mana asal mula kita manusia di ciptakan
He, tidakkah kauperhatikan
Dari apakah dulu dirimu dijadikan
He, dari tetes air hina
Kau
diciptakan lalu engkau disempurnakan
4.8.2
Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu Setetes air hina
Dalam
lirik lagu Setetes air hina , dapat
di ketahui lagu tersebut mengkritik orang-orang yang punya kekuasaan ,orang
kaya ,orang yang mempunyai kedududukan di dalam masyarakat .
He, jangan mentang-mentang punya
Memandang orang tidak dengan sebelah mata
He, jangan mentang-mentang kuasa
Menyuruh
orang tolak pinggang setinggi dada
Itu
kesombongan (itu kesombongan)
Itu
keangkuhan (itu keangkuhan)
Pada
lirik lagu di atas mengkritik orang-orang yang mempunyai kekuasaan, biasa nya
orang yang mempunyai kekuasaan selalu memandang rendah seseorang bisa itu
pembantu,ataupun anak buah nya dalam melakukan sesuatu tanpa memikirkan bagai
mana keadaan orang yang dia perintah .
Bukan pakaianmu tapi pakaian Tuhan
Yang berhak disembah oleh segenap alam
He, silakan punya dan kuasa
He, silakan punya dan kuasa
Tapi janganlah angkuh sombong pada sesama
Bukankah engkau dilahirkan telanjang
Bukankah engkau dilahirkan telanjang
Tanpa sehelai benang
Kemudian berkat rahmat-Nya Tuhan Kau bisa
jadi orang
Tak malukah, tak sadarkah
Tak malukah, tak sadarkah
Kaukira
dirimu siapa
Pada lirik di atas mengkritik orang kaya dan
orang yang mempunyai kedudukan di masyarakat , disana dikatakan bukan pakaian
mu tetapi pakaian tuhan yang berhak disembah oleh segenap alam maksudnya adalah
orang-orang seperti para pejabat sebenarnya tidak pantas untuk di sembah
ataupun meminta di sembah oleh orang lain karena hal itu tidak pantas karena
kita manusia bukan makhluk yang punya kuasa , banyak pejabat yang
sementang-mentang berkuasa melakukan rakyat kecil semena-mena.
Tabel Data Hasil
Analisis Lagu Setetes air hina
|
Pesan relegius
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Asal manusia
|
Dalam lirik lagu Setetes air hina menjelaskan bagai
mana asal manusia (kelahiran manusia) dalam islam.
|
|
Pesan kritik sosial
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Orang kaya dan pejabat
|
Dalam lirik lagu Setetes
air hina mengkritik orang kaya dan pejabat yang selalu minta di hormati.
|
4.9 Analisis pesan moral dalam lirik lagu Kerudung putih
Kerudung putih
Seraut wajah cantik yang kausembunyikan
Di balik kerudung putih
Di balik kerudung wajahmu tersembunyi
Kau cantik alami anugerah Ilahi
Tapi bukan karena itu aku cinta padamu
Juga bukan karena itu aku sayang padamu
Kauhiasi diri dengan budi pekerti
Kauhambakan diri ke hadirat Ilahi
Itulah yang menyebabkan aku cinta padamu
Itulah yang menyebabkan aku sayang padamu
Di balik kerudung wajahmu tersembunyi
Kau cantik alami anugerah Ilahi
Tiada lelaki yang membantah
Kecantikan wajahmu, kelembutan sikapmu
Keindahan senyummu
Tapi yang menyilaukan mata
Sinar keimananmu yang selalu kaupancarkan
Dalam setiap langkah
Gadis seperti kamu yang aku dambakan
4.9.1
Analisis pesan religius dalam lirik lagu Kerudung putih
Analisis pesan religius dalam lirik lagu Kerudung putih dengan indikator :
kecantikan menurut islam, Kecantikan seseorang wanita dalam islam tergantung
bagimana cara wanita itu menyembunyikan aurat nya dan menjaga akhlak nya.
Karena haram bagi wanita yang memperlihatkan aurat nya.
“Sesungguhnya dunia ini seluruhnya adalah
perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholihah.” (HR. Ahmad).
Dalam lirik lagu Kerudung putih mengisahkan tentang kekaguman sesorang lelaki kepada
wanita yang memakai kerudung putih. Kekaguman itu bukan di landaskan oleh
kecantikan dan pakaian seorang wanita tersebut, tetapi kekaguman itu di karena
akhlak sang wanita yang berdandan mengikuti syariat islam tanpa menimbulkan
keseksian dan kemolekan tubuh, tetapi sang wanita menutup aurat nya , budi
pekerti wanita itu serta ketaatan wanita tersebut dalam menyembah Allah Swt.
Seraut
wajah cantik yang kausembunyikan
Di
balik kerudung putih
Di balik kerudung wajahmu tersembunyi
Kau
cantik alami anugerah Ilahi
Tapi
bukan karena itu aku cinta padamu
Juga
bukan karena itu aku sayang padamu
Kauhiasi
diri dengan budi pekerti
Kauhambakan
diri ke hadirat Ilahi
Itulah
yang menyebabkan aku cinta padamu
Itulah
yang menyebabkan aku sayang padamu
Pada lirik di atas semua kekaguman lelaki tersebut ia ungkapkan.
4.9.2
Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu
Kerudung putih
Dalam lirik lagu Kerudung putih mengkritik lelaki dan wanita dalam mencari pasangan
,serta mengkritik wanita dalam hal berpakaian
a.
Dalam lirik lagu Kerudung putih
disana sebenarnya mengkritik lelaki yang mencari jodoh tetapi hanya memandang
wajah dan keseksian tubuh wanita. Padahal wajah dan keseksian tubuh wanita tak
sebanding nilainya dengan budi pekerti wanita itu sendiri.
b.
Selain lelaki dalam lirik lagu Kerudung
putih juga mengkritik wanita dalam mencari jodoh lirik lagu kerudung putih
sudah menceritakan bagaimana cara lelaki mencari wanita sebagai pendamping
hidupnya jadi wanita harus sadar apabila dia mendapatkan lelaki,apa yang di
pandang lelaki tersebut dari wanita ,apabila lelaki itu hanya memandang wanita
karena keseksian dan nafsu saja maka hendaklah sang wanita meninggalkan nya
karena lelaki yang baik tidak memandang kecantikan dan nafsu saja.
c.
Dan dalam lirik lagu Kerudung
putih mengkritik wanita remaja sekarang yang sudah mengikuti perkembangan
zaman ,dalam hal berpakaian mereka sudah jarang menutupi aurat malahan dari
mereka lebih senang memakai pakaian yang sedikit menimbulkan aurat dan memakai
pakaian yang lebih modis. Mereka sudah meninggalkan jilbab, jilbab sudah
ketinggalan zaman dan jadul itu kata mereka padahal kecantikan semakin kita
jaga maka kecantikan sesungguhnya terdapat pada wanita yang senang menutupi
auratnya ,bukan kecantikan apabila semakin terbuka semakin cantik .
Tabel Data Hasil
Analisis Lagu Kerudung putih
|
Pesan relegius
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Kecantikan menurut Islam
|
Dalam lirik lagu Kerudung putih menerangkan kecantikan
wanita dalam berdandan menurut syariat islam ,dan ketaqwaan wanita tersebut
menambah kecantikan.
|
|
Pesan kritik sosial
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Wanita dan pria dalam mencari jodoh /
pasangan
|
Lirik lagu Kerudung putih mengkritik wanita dan pria
dalam mencari jodoh / pasangan tanpa melihat budi pekerti dan ketaqwaan nya .
|
|
2. Wanita dalam berpakaian
|
Lirik lagu Kerudung putih Mengkritik wanita dalam hal berpakaian yang
menampakkan auratnya
|
4.10 Analisis pesan moral dalam lirik lagu Kiamat
Kiamat
Gunung-gunung yang kukuh terpancang
Hari itu akan diterbangkan
Gedung-gedung yang tinggi menjulang
Hari itu akan ditumbangkan
Hari itu hari kiamat
Hari yang menghancurkan jagat
Hari itu hari kiamat
Hari yang menghancurkan umat
Lautan yang selalu bergelombang
Hari itu akan ditumpahkan
Langit yang penuh dengan bintang
Hari itu akan dihempaskan
Hari itu tiada lagi perlindungan
Hari itu tiada lagi pertolongan
Semua orang ketakutan
Jeritan tangis memilukan
Rasa kengerian mencekam
Maut menyelubungi alam
Hari itu tak berguna lagi harta
Hari itu tak berharga lagi nyawa
Semua makhluk dimusnahkan
Seluruh alam dihancurkan
Darah ‘kan menjadi lautan
Kepingan bangkai berserakan
Terangnya cahaya matahari
Hari itu akan dipadamkan
Semuanya isi perut bumi
Hari itu akan dimuntahkan
4.10.1 Analisis pesan religius dalam lirik lagu Kiamat
Analisis pesan religius dalam lirik lagu Kiamat dengan indikator : kepercayaan
hari akhir, kepercayaan hari akhir dalam islam adalah merupakan rukun iman yang
ke 5 . kiamat pasti terjadi dan tidak ada orang yang tau kapan hari itu akan
datang. Dalam lirik lagu kiamat dikatakan bahwa bumi dan isinya akan di
musnahkan semua makhluk di bumi akan mati.
Gunung-gunung yang kukuh terpancang
Hari itu akan diterbangkan
Gedung-gedung yang tinggi menjulang
Hari itu akan ditumbangkan
Hari itu hari kiamat
Hari yang menghancurkan jagat
Hari itu hari kiamat
Hari yang menghancurkan umat
Pada lirik di atas menjelaskan
kejadian-kejadian apa saja yang ada saat kiamat tiba ,kita umat muslim wajib
percaya akan datang nya hari itu. Dalam Al Qur’an pun sudah di jelaskan
bagaimana kiamat itu terjadi dan kejadian yang di tulis dalam Al Qur’an sama
dengan lirik lagu Kiamat karena
pencipta mengambil pedoman dari Al Qur’an.
4.10.2 Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu Kiamat
Dalam lirik lagu Kiamat disana mengkritik orang-orang yang mengabaikan akan terjadi
nya hari akhir yaitu hari kiamat. Banyak orang yang masih lalai dalam
melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangan nya. Serta mengkritik
orang-orang yang lebih mengutamakan hal duniawi dari pada akhirat , banyak yang
lebih mementingkan harta , martabat dan juga jabatan padahal pada hari akhir
nanti semua yang ada di muka bumi ini akan hancur dan hanya keimanan kita yang
akan menyelamatkan kita pada hari akhir kelak .
Tabel Data Hasil
Analisis Lagu Kiamat
|
Pesan relegius
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. kepercayaan pada hari akhir
|
Lirik
lagu Kiamat merupakan pesan bagi
kita manusia bahwa hari akhir itu pasti terjadi dan tidak ada lagi kehidupan
di dunia.
|
|
Pesan kritik sosial
|
|
|
Indikator
|
Hasil analisis
|
|
1. Orang yang lupa akan kewajiban dan lupa
akan adanya hari ahir
|
Pada
lirik lagu Kiamat mengkritik orang
yang lupa akan kewajiban dan lupa akan adanya hari ahir . orang-orang yang
lupa akan keduanya tidak pernah merasa puas akan hal dunia dan tidak
mementingkan akhirat
|
BAB V
PENUTUP
5.1 Simpulan
Berdasarkan analisis pesan moral dalam lirik
lagu karya H. Rhoma Irama didapatkan hasil sebagai berikut
1)
Bentuk permasalahan dalam pesan religius
(a) Sholat ada 1 permasalahan
(b) Hormat kepada orang tua ada 1
permasalahan
(c) Hal yang di haramkan ada 1 permasalahan
(d) Kematian ada 1 permasalahan
(e) Harta ada 1 permasalahan
(f) Martabat seseorang ada 1 permasalahan
(g) Sedekah ada 1 permasalahan
(h) Asal manusia ada 1 permasalahan
(i) Kecantikan menurut islam ada 1 permasalahan
(j) Kepercayaan hari akhir ada 1 permasalahan
(k) Kasih sayang ada 1 permasalahan
(l) Berdoa ada 1 permasalahan
(m) Cinta karena Allah ada 1 permasalahan
2)
Bentuk permasalahan dalam pesan kritik sosial
a.
Lirik lagu Begadang ada 2
permasalahan :
(a) kesehatan
(b) hiburan malam
b.
Lirik lagu Keramat ada 2
permasalahan :
(a) Durhaka kepada orang tua
(b) Musyrik
c. Lirik lagu Judi ada 1 permasalahan:
(a)
orang yang menghalalkan judi
d.
Lirik lagu Sebujur bangkai ada
1 permasalahan :
(a) kesombongan
e.
Lirik lagu Rupiah ada 1
permasalahan :
(a) orang tamak
f.
Lirik lagu Dasi dan gincu ada
1 permasalahan :
(a) kesombongan
g.
Lirik lagu Sumbangan ada 1
permasalahan :
(a) kesombongan
h.
Lirik lagu Setetes air hina
ada 2 permasalahan :
(a) orang kaya
i.
Lirik lagu Kerudung putih ada
2 permasalahan :
(a) wanita dan lelaki dalam mencari pasangan
(b) wanita dalam hal berpakaian
j.
Lirik lagu Kiamat ada 1
permasalahan :
(a) orang yang lupa akan kewajiban dan lupa akan hari akhir
5.2 Saran-saran
Berdasarkan simpulan diatas, maka dapat dikemukakan
saran saran sebagai berikut:
1) Penelitian mengenai pesan moral dapat di
tingkatan lagi. Banyak hal-hal yang yang menarik untuk diteliti di dalam lirik
lagu, karena didalam nya banyak terdapat kajian sastra dalam berbagai aspek.
2)
Di harapkan kepada peneliti selanjutnya untuk mengkaji lagi secara,
mendalam tentang kajian pesan moral dalam karya sastra.
3)
Jika analisis ini menimbulkan perbedaan pendapat, baik unsur nilai
relegius, krtitik sosial maupun intrepetasi data, maka dikembalikan lagi kepada
isi syair lagu dari pengarang, bahwa suatu karya sastra merupakan suatu hak
otomatis dari seorang pengarang atau penulis nya.
4)
Semoga skripsi ini bermanfaat bagi saya dan para pembaca.
Tidak ada komentar :